10 Tips Bekerja di Bulan Puasa untuk Menjaga Produktivitas

Pada bulan Ramadan, cobaan sungguh banyak. Apalagi jika kamu sedang bekerja. Berikut ini ada tips bekerja di bulan puasa agar tetap produktif.

Sebagai pejuang pencari nafkah, kamu tetap harus bekerja dalam kondisi apa pun, bahkan pada bulan puasa. Baik dalam menjalankan usaha maupun bekerja di kantor.

Bekerja pada saat bulan Ramadan tidak seperti pada bulan-bulan lain.

Bagi yang menjalankan puasa, kamu harus menahan lapar dan dahaga sepanjang hari.

Hal ini tentu akan memengaruhi stamina dan daya tahan tubuh. Dalam kondisi lapar dan haus, kamu juga bisa kehilangan konsentrasi.

Dalam artikel ini akan dibahas sejumlah tips bekerja di bulan puasa untuk menjaga produktivitas.

Jika kamu menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan ini, pasti akan merasakan sejumlah perbedaan. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi jadwal kegiatanmu juga berubah.

Kamu harus bangun dini hari untuk melakukan sahur. Kemudian menjelang Magrib, kamu harus bersiap menyiapkan santapan untuk berbuka.

Dengan adanya perubahan kebiasaan ini, kamu perlu beradaptasi lagi dengan jadwal kegiatan di bulan Ramadan.

Berikut ini sejumlah tips bekerja di bulan puasa untuk menjaga produktivitas.

1. Atur Ulang Jadwal Tidur

Tips bekerja di bulan puasa yang pertama, yaitu atur ulang jadwal tidurmu. Karena harus bangun dini hari untuk sahur, tentunya kamu harus tidur lebih cepat.

Mengatur ulang jadwal tidur penting bagi kamu yang pada bulan-bulan sebelumnya biasa tidur larut malam. Pastikan kebutuhan tidur delapan jam sehari terpenuhi.

Jadi, kamu tetap bisa segar beraktivitas pada pagi hingga sore hari hingga saatnya berbuka puasa tiba.

2. Maksimalkan Waktu Antara Sahur dan Subuh

Tips bekerja di bulan puasa selanjutnya, yakni maksimalkan waktu antara sahur dan Subuh. Setelah Imsak, kamu masih perlu menunggu waktu salah Subuh.

Manfaatkan selang waktu setelah sahur ini untuk mengecek kembali daftar pekerjaanmu untuk hari itu. Buatlah prioritas, mana yang akan kamu kerjakan terlebih dahulu.

Kamu bahkan bisa langsung beraktivitas setelah menunaikan ibadah salat subuh ketimbang tidur lagi.

Memulai aktivitas lebih dini bisa membuatmu lebih semangat untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum sore tiba.

3. Pastikan Porsi Makan Sahur dan Berbuka Cukup

Agar dapat beraktivitas dengan penuh semangat pada bulan Ramadan, kamu harus pastikan porsi makan sahur dan berbuka puasa mencukupi, tidak kurang dan tidak lebih.

Memastikan porsi makan sahur dan berbuka cukup, menjadi tips bekerja di bulan puasa selanjutnya.

Pastikan pula menu sahur dan berbuka mengandung gizi seimbang.

Jika merasa kurang, kamu bisa menambah suplemen dan vitamin untuk menunjang kebutuhan gizi tubuh.

4. Tetap Terhidrasi

Tips bekerja di bulan puasa selanjutnya, yakni menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kekurangan cairan tubuh bisa menurunkan konsentrasi.

Menurut Healthline, dehidrasi ringan dapat menyebabkan kelelahan, mulut kering, haus, dan sakit kepala. Jadi, sangat penting untuk menjaga cairan tubuh tetap stabil saat puasa.

Idealnya, setiap orang butuh minum delapan gelas per hari. Namun tentunya sulit untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama bulan Ramadan.

Lakukanlah pola 2-2-4. Dua gelas air pada saat sahur, dua gelas pada saat berbuka puasa, dan empat gelas pada malam hari.

5. Lakukan Pekerjaan Penting Sebelum Siang Hari

Tips bekerja di bulan puasa selanjutnya, yakni lakukan pekerjaan penting pada pagi hari. Hal ini karena konsentrasimu masih optimal pada pagi hari.

Menjelang siang, konsentrasimu mulai menurun. Apalagi pada sore hari menjelang berbuka puasa.

Kamu mungkin sudah mulai memikirkan akan buka puasa di mana bersama rekan kerja atau keluarga. Itulah pentingnya untuk membuat prioritas sebelum memulai pekerjaan.

6. Lakukan Power Nap Saat Jam Istirahat Siang

Pada jam istirahat siang, biasanya kamu menggunakannya untuk melakukan makan siang. Namun ketika berpuasa, tentu kamu tidak akan melakukannya.

Gunakan waktu luang ini untuk tidur siang sejenak atau power nap selama 20-30 menit.

Akan sangat menguntungkan jika suasana tempat kerja memungkinkanmu untuk melakukan power nap.

7. Selingi Waktu Bekerja dengan Aktivitas Ringan

Tips bekerja di bulan puasa selanjutnya, yaitu selingi waktu bekerja dengan berbagai aktivitas ringan. Hal ini untuk menjaga agar kamu tidak cepat letih.

Berada di depan layar laptop atau komputer dalam jangka panjang bisa membuat orang cepat letih. Sebaiknya selingi dengan stretching atau berdiri dari kursi dan berjalan mengitari ruangan.

Bisa juga kamu mengajak rekan kerja mengobrol atau berdiskusi mengenai pekerjaan. Jadi, kamu tetap produktif saat bekerja.

8. Jangan Menunggu Waktu Berbuka

Pada bulan Ramadan, tentu banyak godaan dan kita jadi tidak sabar menunggu waktu berbuka. Menanti-nanti waktu berbuka bisa membuatmu jadi tidak produktif.

Kamu akan berkali-kali mengecek jam. Sebisa mungkin, sibukkan dirimu dengan berbagai pekerjaan.

Ketika kamu fokus bekerja, tidak terasa waku sudah berjalan cukup lama. Pekerjaanmu pun bisa cepat selesai dan tidak perlu memecah konsentrasi dengan mengecek jam.

9. Rencanakan Buka Puasa Bersama Rekan Kerja

Tips bekerja di bulan puasa selanjutnya, yaitu rencanakan acara buka puasa bersama dengan rekan kerja. Hal ini untuk menambah semangatmu datang ke tempat kerja.

Di sisi lain, dengan buka puasa bersama kamu juga bisa membangun hubungan erat dengan rekan-rekan kerja.

Kamu pun bisa membangun kekompakan dengan melakukan acara di luar jam kerja.

10. Rutin Beribadah

Tips bekerja di bulan puasa yang terakhir, yaitu sempatkan diri untuk rutin beribadah. Jangan sampai kamu melupakan ibadah salat lima waktu saat sedang bekerja.

Inti utama dari bulan Ramadan adalah memperbanyak ibadah dan amal. Jadi, jangan sampai terlewatkan karena terlalu sibuk bekerja.

Itulah sejumlah tips bekerja di bulan puasa. Semoga kamu dapat tetap produktif selama berpuasa di bulan Ramadan.

 

 

 

 

https://store.sirclo.com/blog/tips-bekerja-di-bulan-puasa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *